Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memahami Konsep Passion sebagai Jalan Menuju Kesuksesan Hidup

Sering kita mendengar kata passion, banyak motivator atau success coach yang  berbicara   tentang  passion.   Passion  adalah   sebuah  langkah  awal dalam kesuksesan hidup. Secara sederhana, sebuah passion adalah sesuatu yang membuat kita nyaman, fokus, dan apabila kita kerjakan maka kita akan semakin suka dan semakin cinta. Itu lah passion. Passion yang membuat kita bisa bangun pagi dan melakukan hal yang kita sukai tanpa rasa malas, dan tanpa rasa bosan. Karena itulah passion ini harus dimiliki oleh setiap orang yang ingin meraih kesuksesan dalam hidup.


Banyak dari orang orang sukses yang menyebutkan bahwa syarat utama kesuksesan mereka adalah karena mereka telah menemukan passion, mereka melejit dalam passion mereka. Banyak diantara orang sukses yang dulu nya adalah orang biasa biasa saja, dan setelah menemukan passion nya, mereka melejit sukses luar biasa. Orang orang hebat mencintai pekerjaan mereka.

Seorang psikolog memberikan definisi passion adalah sesuatu yang sangat besar, yaitu ketika kita amat sangat bergairah berarti kita sangat sehat. Berkecimpunglah dalam hal hal yang Anda cintai. Orang orang yang berprestasi rendah menjadi berprestasi hebat ketika mereka menemukan passion dalam hidup mereka. Contohnya Bill Gates, semasa duduk dibangku sekolah Bill Gates memiliki prestasi yang rendah, namun setelah ia menemukan bahwa passion nya dalam bidang perangkat lunak, ia langsung melejit, melesat sangat tinggi.

Itulah fungsi passion dalam menentukan kesuksesan hidup. Jika Anda ingin sukses, temukan lah passion Anda, cari pekerjaan yang merupakan passion Anda. Karena dengan cara tersebut energi akan muncul dari dalam ketika Anda mencintai apa yang Anda lakukan passion Anda. Ketika Anda telah bekerja dalam passion Anda, maka Anda akan sangat cepat melejit dan sukses. Contoh orang orang yang telah menemukan passion nya, Albert Einstein, seorang ilmuwan besar dunia. Bill Gates, Pendiri Perusahaan raksasa Microsoft. Arry King, Presenter Acara TV kelas dunia. Mereka awalnya adalah orang yang memiliki prestasi rendah, sebelum mereka menemukan passion.

Passion adalah perasaan yang sangat kuat terhadap sesuatu yang membuat kita ingin terus bergerak, mencari, dan terus berevolusi untuk memberi nilai lebih terhadap diri, kehidupan, juga sekitar kita. Karena passion itu penting, maka Anda perlu menemukannya, lebih tepatnya mengetahui hal-hal apa yang membuat Anda langsung berenergi, fokus, bahkan jika tidak diminta pun Anda senang mengerjakannya. Dalam bukunya Quantum Life Transformation, Adi W. Gunawan mengemukakan cara untuk mengetahui passion, dengan mengetahui ciri-ciri tertentu, diantaranya;

  • Kita menyukai aktivitas/pekerjaan tertentu
  • Kita menikmati aktivitas/pekerjaan tersebut
  • Kita mau melakukan aktivitas/pekerjaan tersebut meskipun tidak dibayar
  • Kita merasa mudah melakukannya, sedangkan orang lain merasa sulit
  • Semakin sering melakukannya, kita semakin baik di bidang tersebut
  • Kita mendapat pujian karena melakukannya
  • Kita selalu bersemangat saat membicarakan aktivitas/ pekerjaan tersebut
  • Kita fokus pada aktivitas/pekerjaan tersebut
  • Kita belajar mengembangkan diri di bidang aktivitas/ pekerjaan tersebut
  • Kita sering lupa waktu saat melakukannya karena begitu senang dan asyik
  • Kita merasa puas dan bangg saat melakukannya
  • Kita mudah mempengaruhi orang dalam bidang aktivitas/pekerjaan tersebut

Passion bersifat personal dan bermakna, yang memiliki muatan emosi positif yang sangat kuat. Selanjutnya, muatan emosi positif inilah yang berfungsi sebagai booster atau pendorong dalam membangkitkan motivasi sehingga kita akan lebih terpacu dalam bekerja atau melakukan aktivitas yang berhubungan dengan passion kita. Passion tiap orang berbeda. Dan passion tidak akan pernah kita temukan kalau kita berdiam diri atau tidak mencarinya. Proses pencarian tiap orang pun beragam; ada yang cepat, ada yang lama dan berliku. Yang paling penting, jangan pernah absen untuk bertanya pada dirimu: “Apa yang benar-benar saya suka lakukan dan bikin saya happy?”.

Passion makes work fun, begitu kata penulis buku Rich Dad, Poor Dad, Robert Kiyosaki. Lalu, apakah setelah menemukan apa passion kita, lalu kita harus bekerja sesuai passion tersebut? Jawabannya bisa ya, bisa tidak. Sebagai contoh, passion-nya Andra adalah mengajar. Kegiatan sehari-harinya bekerja di perusahaan periklanan. Namun Andra berusaha meluangkan waktu 2 sampai 3x dalam seminggu untuk berbagi ilmu dan pandangannya di organisasi mahasiswa dan organisasi nirlaba demi menyalurkan passion tersebut. Ahmad merasa mendapat kepuasan batin melakukan itu walau seringkali dilakukannya secara cuma-cuma.

Suatu waktu, sebuah organisasi kepemudaan internasional tertarik dengan kiprah Andra dan menjadikannya duta, kali ini dengan bayaran yang bahkan tak pernah ia bayangkan sebesar itu. Dengan begini Ahmad pun dapat terus bekerja dan berkarya, serta menjalankan true calling (panggilan hidup) pilihannya yang memberikan dampak positif lebih luas lagi.Lebih lanjut lagi, menemukan passion dan menjalaninya dengan penuh kesungguhan adalah sebuah bentuk apresiasi terhadap hidup; itu membuat kita tahu “siapakah kita” dan “apakah panggilan hidup kita” yang sebenarnya.

Mengutip salah satu tagline sebuah perusahaan perangkat keras ternama. Dengan passion Anda bisa bekerja dengan lebih hidup. Dengan passion Anda memiliki gairah hidup mengerjakan yang Anda suka kapanpun. Seseorang dengan passion akan dengan senang hati melakukannya tanpa dibayar, tidak dibayar pun suka, apalagi di bayar. Saya suka! Saya suka! Seperti yang dikatakan oleh Meimei dalam serial kartun Upin ipin.

Dengan passion pula Anda bisa menghasilkan banyak sekali karya. Dengan passion Anda bisa menggetarkan hati Anda maupun orang lain, ini akibat dari kesungguhan Anda bekerja karena Anda betul-betul menikmatinya. Orang yang mengerjakan apa yang mereka sukai biasanya lebih bahagia dan puas dengannya dan menunjukkan pencapaian yang lebih tinggi. Passion membuat orang melakukan sesuatu lebih maksimal.

Tanpa passion Michaelo Angelo tidak akan menghasilkan lukisan fresco di langit-langit  Kapel  Sistine  Vatikan  Roma.  Sembilan  adegan  Kitab Kejadian dalam lukisan tersebut memerlukan waktu empat tahun (1508- 1512) untuk menyelesaikannya dengan berbaring menelentang setinggi tujuh puluh kaki di atas tanah. Lukisan ini hanya salah satu diantara karya-karyanya yang termasyur.  Tanpa passion J. K Rowling tidak mungkin menulis Serial Harry Potter yang fenomenal itu, meski pada awalnya belasan penerbit menolak menerbitkan naskahnya. Ada begitu banyak orang yang mengerjakan passion mereka. Singkatnya, dengan mengetahui passion Anda lebih mudah memilih dan mengembangkan karir, pekerjaan, atau menggeluti bidang yang Anda minati. Anda segera menemukan arah yang jelas dan jalan yang tepat dan tercepat untuk sampai pada tujuan Anda.

Posting Komentar untuk "Memahami Konsep Passion sebagai Jalan Menuju Kesuksesan Hidup"