Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Term of Reference (TOR) Outbound Training

Alam bebas (outdoor) dengan segala tantangan dan kesulitannya merupakan sarana terbaik untuk melatih dan menempa seseorang, sehingga memiliki rasa percaya diri, keberanian menghadapi resiko, dan kesabaran mengatasi kesulitan.

Dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi khususnya yang terkait dengan prilaku, dirasa perlu tersedianya suatu program pelatihan terpadu, sistematik, dan tepat yang dapat diimplementasikan bagi seluruh anggota organisasi secara bersama-sama. Salah satu upaya yang dapat ditempuh adalah melalui program Outbound management Training (OMT).

Outbound Management training merupakan program pelatihan yang dikenal secara umum sebagai metode alternatif dari pelatihan-pelatihan serupa yang menggunakan media indoor. Metode ini merupakan sebuah terobosan baru dalam metode pelatihan yang keunggulannya sudah terbukti banyak dipakai oleh lembaga atau perusahaan baik di dalam maupun luar negeri.

Program ini merupakan program pelatihan management dialam terbuka yang didasarkan pada prinsip “experiental learning” (belajar melalui pengalaman langsung) yang disajikan dalam bentuk permainan, simulasi, diskusi, dan petualangan sebagai media penyampaian materi. Dalam kegiatan ini peserta secara aktif dilibatkan dalam seluruh kegiatan yang dilakukan. Dengan langsung terlibat pada aktivitas (learning by doing) peserta akan dapat umpan balik tentang dampak dari kegiatan yang dilakukan sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengembangan diri.  

Ada beberapa alasan kenapa metode ini dipakai antara lain sebagai berikut :

Metode ini adalah sebuah  simulasi kehidupan komplek menjadi sederhana. Kehidupan dalam organisasi perusahaan, rumah tangga, kampus, dan sebagainya yang sangat komplek sebenarnya dapat disimulasikan kedalam suatu bentuk kegiatan sederhana. Dunia yang komplek akan sangat sulit untuk difahami apabila tidak dibuat sederhana. Oleh karena itu untuk memudahkan pemahaman terhadap permasalahan organisasi yang komplek perlu dicari cara yang sederhana. Permainan dalam kegiatan outbound adalah cara untuk menggambarkan kehidupan yang komplek dengan cara sederhana melalui penggunaan sebuah metafora.

Metode ini menggunakan metode pendekatan belajar melalui pengalaman (experiential learning) Metode ini menggunakan cara yang memberikan sebuah pengalaman langsung kepada para peserta pelatihan. Suatu kehidupan organisasi disimulasikan melalui sebuah permainan yang secara langsung dirasakan oleh setiap peserta pelatihan.

Metode ini penuh kegembiraan karena dilakukan dengan permainan. Kegiatan pelatihan dialam terbuka banyak sekali menggunakan aktifitas yang mirip permainan yang biasa dimainkan oleh anak-anak. Permainan ini pada dasarnya disukai oleh setiap orang.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Membangun kesamaan visi diri dan kelompok.
  2. Meningkatkan kebersamaan dan rasa saling percaya
  3. Meningkatkan motivasi dan keyakinan diri akan kemampuan diri (personal development) serta mampu berfikir kreatif (inovasi)]
  4. Meningkatkan kemampuan pegawai untuk bekerja dalam tim (teamwork)
  5. Membangun sikap pantang menyerah dalam menyelesaikan masalah, sehingga mampu meningkatkan produktifitas kerja organisasi
  6. Meningkatkan kemampuan mengenali diri dan orang lain, sehingga tumbuh rasa percaya diri dan empati pada orang lain.
  7. Menstimulasi kreatifitas diri, sense of business, dan sense of competition.
  8. Membangun sikap positif sehingga dapat menghilangkan personal dan interpersonal block dalam hubungan sesama rekan kerja.
  9. Meningkatkan keberanian dalam mengambil keputusan yang akurat dan efektif.
  10. Membangun sikap besar hati dalam menerima masukan dan kritikan.
  11. Meningkatkan commitment yang tinggi pada upaya perusahaan dalam pencapaian sasaran (goals) kerja.
  12. Mampu menciptakan sinergi yang sejalan dengan tujuan perusahaan.

MANFAAT KEGIATAN

Pengembangan tim (team Building) Perusahaan adalah sebuah institusi sosial tempat orang bekerja dalam suatu institusi sosial. Sukses dalam pencapaian tujuan organisasi sangat ditentukan oleh kerjasama antar sesama anggota. Organisasi yang bekinerja tinggi hanya bisa terwujud bila tim bisa menghasilkan sebuah sinergi. Untuk menimbulkan sebuah sinergi kerja dalam tim, anggota tim harus menyadari ketergantungan diantara mereka dan memahami bahwa hanya dengan saling bekerjasamalah mereka akan memperoleh hasil yang maksimal.

Pengembangan Kepemimpinan (Leadership) Sukses sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan  pemimpin dalam menggerakkan seluruh anggota perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan. Pemimpin haruslah orang yang mampu dengan cepat mempelajari segala aspek yang berubah di organisasi tersebut. Pemimpin juga harus memahami budaya kerja yang berlaku dan mampu mengambil tindakan yang tepat untuk memfasilitasi intra tim dan anter tim yang serasi dengan budaya kerja organisasi tersebut. 

Pengembangan Budaya Organisasi (Culture development) Budaya kerjas organisasi adalah perangkat yang penting dalam peningkatan kerja organisasi. Budaya kerja yang tidak kondusif untuk mendukung produktifitas organisasi merupakan masalah besar yang akan mengganggu kinerja organisasi. 

Pengelolaan Perubahan (Managing Change) Bila organisasi tidak sensitif akan adanya perubahan, dan perusahaan tetap berpegang teguh pada prinsip bisnis yang lama, sangat besar kemungkinan organisasi akan mengalami kemunduran atau hilang keberadaannya. Dari hari ke hari perubahan terjadi di berbagai aspek lingkungan, termasuk lingkungan organisasi dan berlangsung cepat.  Banyak hal-hal baru yang tidak terduga telah dan akan terjadi. Keterlambatan didalam menyiasati perubahan perubahan ini akan membuat organisasi mengalami kemunduran. 

Perencanaan Strategik (Strategic Planing) Perencanaan strategik sebuah organisai bermula dari kegiatan melakukan penelaahan terhadap faktor peluang dan ancaman yang berada dalam lingkungan strategik bisnis. Ancaman yang berasal dari perubahan strategik dalam aspek teknologi, kompetisi, globalisasi, hukum, dan hak azazi manusia dan berbagai dimensi lainnya sekaligus akan menjaadi peluang bagi perusahaan. 

Pengembangan Diri (Personal Development) Sukses dalam melaksanakan tugas di organisasi baik sebagai pemimpin maupun sebagai anggota unit sangat ditentukan oleh kepercayaan diri, kemampuan mengontrol emosi dan kemampuan berinteraksi dengan orang lain. Pengembangan diri dalam OMT dapat dilakukan dengan berbagai cara, disamping melalui permainan juga dapat melalui petualangan (adventure) dan kegiatan penuh tantangan seperti panjat dinding atau kegiatan di arena tali. Pengembangan diri ini juga menekankan kepada kecerdasan emosional anggota organisasi karena menurut pakar psikologi kontemporer kecerdasan emosional lebih menentukan kesuksesan seseorang daripada kecerdasan intelegensia/intelektual. Karena itu dalam kegiatan OMT kecerdasan emosional lebih mendapat perhatian.

TEMPAT PELATIHAN

Tempat pelatihan akan dilaksanakan dilokasi yang di sepakati kedua belah pihak. 

METODE PELATIHAN

Belajar dan menerima apa yang di pelajari dalam pemikiran tradisional merupakan suatu hal yang terpisah, sedangkan outbound training merupakan program yang menggabungkan dua aktifitas tersebut. Metode ini sangat efektif karena peserta di libatkan secara aktif pada system pelatihan yang menarik, beragam dan terpadu dengan alam bebas yang tidak membosankan yakni :

  1. Permainan kelompok
  2. Kerja kelompok
  3. Petualangan individual
  4. Ceramah (keterkaitan antara kegiatan simulasi dengan kegiatan management, pengembangan diri dan motivasi diri.
  5. Diskusi (refleksi kegiatan)

Penyampaian materi akan disampaikan melalui beberapa proses sebagai berikut:

  1. Observasi terhadap kebutuhan materi
  2. Proses penilaian kebutuhan terhadap peserta
  3. Proses pembentukan dan pengembangan potensi peserta.

KANDUNGAN MATERI PELATIHAN

  1. Trust Building
  2. Creative Building
  3. Team Work
  4. Problem Solving and Decision Making
  5. Team Communication
  6. Successful Leadership
  7. Team Manajement
  8. Self Motivation
  9. Self Confidence
  10. Emosional Power
  11. Ice breaking and In-grup Feeling 

PENUTUP

Demikianlah hal ini kami samapaikan, atas kerjasama dan kepercayaan Bapak/Ibu menggunakan lembaga kami untuk kegiatan outbound training ini kami ucapkan terimakasih.

Untuk konsultasi dan training :

Hubungi : YUSRIADI – HP/WA : 085265950276

 

Posting Komentar untuk "Term of Reference (TOR) Outbound Training "